9 Naga | Karya Malas Rudi Sudjarwo yang Terlupakan

Film 9 Naga sempat memicu kehebohan. Seperti yang banyak orang ketahui, sebaris kalimat di poster film itu dianggap meresahkan oleh LSF. Entah apa yang bisa membuat resah dari kalimat, “Manusia Terbaik di Indonesia Adalah Seorang Penjahat.” Namun, kenyataannya kalimat itu harus rela ditutup lakban, juga pusar Fauzi Baadila. Begitu hebohnya peristiwa ini, orang pun menjadi penasaran dengan apa yang hendak diketengahkan oleh film ke enam dari Rudi Sujarwo ini. Setelah film ini duputar, respons orang atas film ini beragam. Dari media-media cetak atau media cyber yang ada di negeri ini, 9 Naga rata-rata mendapat sambutan baik. Sang sutradara sendiri sesumbar bahwa ini adalah film drama yang patut dikenang sepanjang masa.

Continue reading

Advertisements
Tagged , , ,

Devil’s Rejects | Kebrutalan dalam POV

Rob Zombie pernah mengatakan tidak pada naskah yang menampilkan karakter yang tampan atau cantik sebagai tokoh utamanya. Hal ini bohong besar. Rob Zombie tetap memilih Sheri Moon sebagai pembunuh di Devil’s Rejects. Melihat Sheri seperti melihat Jessica Simpson membawa pistol ke mana-mana, dan membunuh seenak jidatnya. Tentu tidak seseksi Jessica. Di luar itu, Devil’s Rejects adalah karya Rob Zombie yang sukses. Ia memang kelihatan mau menyelamatkan diri dari karya sebelumnya, House of 1000 corpses, yang ditimpali oleh cercaan demi cercaan. Untungnya ia berhasil. Rob Zombie yang notabene adalah pemusik rock eksperimental (kadang ia menyusupkan raungan gitar ala ZZ Top yang ngountry itu), memang mau mengangkat ciri horor berbeda dari horor kebanyakan.  Continue reading

Tagged , ,

Gie | Ketika Polemik Seorang Soe Hok Gie Dibalut dalam Film

Indonesia sedang wabah Soe Hok Gie. Di hampir setiap sudut toko buku, banyak buku soalnya berserakan. Buku-buku karangannya dirilis ulang dengan ilustrasi gaya baru, buku-buku lain tentangnya yang dibuat oleh orang lain pun tidak luput dibuat. Menurut data Kompas, buku Catatan Seorang Demonstran bahkan menempati urutan teratas buku non fiksi terlaris. Gejala ini menjadi mirip dengan foto Che jeptretan Albert Korda yang akhirnya memunculkan fenomena sosok itu secara global. Walau untuk kasus Soe Hok Gie, gejala yang ada belum sampai menjadi sebuah apotheosis. Wabah ini mau tidak mau terjadi ketika Riri Riza lewat film Gie-nya mencoba mengangkat kembali sosok itu. Film Gie-lah yang membuat sosok itu terangkat, membuat semua orang ingin tahu lebih dalam soalnya.

Continue reading

Tagged , , ,

Primer | Sci Fi Alternatif di Zona Independen

mencoba mesin waktu

Iseng dengan mesin waktu, iseng dengan probabilitas

Pada tahun 2004, festival film Sundance dicengangkan oleh kehadiran film Primer. Film ini disutradari oleh seorang debutan bernama Shane Caruth. Dengan modal hanya U$7000, film ini berjaya di Sundance, dan merebut penghargaan Grand Jury Prize. Caruth bekerja spartan dengan menjadi sutradara, penyunting, penulis skenario, tata sinematografi, musik asli, dan bahkan pemain utama di film ini sekaligus. Pada beberapa bagian film bahkan terlihat gerak mulutnya mengatakan, “cut” tidak terpotong pada film kecuali suaranya. Untuk mendedikasikan kehebatan Caruth, tulisan ini dengan sengaja banyak menyebut namanya. Continue reading

Dogville | Selamat Datang di Dunia Neraka

Nicole Kidman Dogville

Salah satu film di masa keemasan Nicole Kidman

Dibutuhkan kesabaran dalam menonton Dogville  yang proses penuturannya bertempo lambat dan melelahkan. Tokoh yang dimunculkan bernama Grace, dimana kita tahu bahwa artinya adalah rahmat, namun ia yang diperani oleh Nicole Kidman ini justru kelihatan menjadi sebuah bencana. Grace yang dibawakan dengan kapasitas tinggi ini menjadi nadi atas pemahaman atas film secara umum.

Continue reading

Tagged , ,

Eternal Sunshine of The Spotless Mind | Kisah Cinta Kaset Rusak

eternalsunshine-blog

 

 

 

 

 

 

 

 

Pantas  juri Academy Awards dan juri Golden Globe tidak memandang serius film Eternal Sunshine of The Spotless Mind (2004).  Film itu dihadirkan tidak dalam tema yang besar. Tidak ada adegan perang melawan antagonis agung atau biopik seorang pengusaha sukses di film ini. Semuanya hanya berkisah tentang cinta manusia biasa yang kebetulan tinggal di Amerika. Kisah cinta mereka pun tidak ditampilkan mendayu-dayu. Joel dan Clementine sebenarnya dalam waktu nyatanya ditampilkan hanya dua hari, selebihnya hanya dunia memori Joel.

Continue reading

Tagged , ,

Oldboy | Chan Wook Park Melewati Batas via Sinema

dramatis. tragis. oldboy

Dramatis. Tragis. Oldboy

Pada tahun 1997, film Seven yang diarahkan David Fincher dan diperankan oleh Brad Pitt mencengangkan perfilman Hollywood. Style yang ditawarkan film itu begitu kelam, namun tetap mempertahankan penontonnya untuk lekat di kursinya. Di tahun 2003, Oldboy hadir dan memberi nuansa baru bagi perfilman. Film ini diganjar Grand Prize of the Jury pada festival film Cannes.

Continue reading

Tagged , , ,

Adaptation | Film yang Tidak Perlu Setia dengan Media yang Diadaptasinya

Membayangkan apakah sesulit itu menjadi Charlie Kauffman

Membayangkan apakah sesulit itu menjadi Charlie Kauffman

Agak sulit untuk memahamai film Adaptation. Film arahan Spike Jonze ini berbicara dengan gaya tersendiri dan menyampaikan sesuai justru di luar perkiraan. Film ini dimulai dengan adegan yang menampilkan problematika yang dihadapi Charles Kauffman, sang penulis cerita ini sendiri. Ia dipusingkan dengan tuntutan skenario yang mesti ia selesaikan dan masalahnya dengan lawan jenis. Entah mana mempengaruhi yang mana, namun yang pasti kedua masalah itu tidak kunjung selesai. Akhirnya Charles memfokuskan diri pada skenarionya, dan sedikit berharap bahwa akan ada seseorang yang menghampirinya. Berbarengan dengan itu juga ditampilkan flashback proses Susan Orlean menyusun karyanya mengenai pemburu anggrek berjudul The Orchid Thief. Charles sendiri diberi misi untuk membuat skenario yang mengadaptasi buku non-naratif tersebut.

Continue reading

Tagged , , ,